Informasi

Pembangunan Sarpras Sekolah Di Kalimantan Utara

Kegiatan pembangunan di bidang Pendidikan di Provinsi Kalimantan Utara tetap berjalan normal. Salah satunya dalam hal pemenuhan sarana dan prasarana (Sarpras) sekolah.
Alhamdulillah, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tidak termasuk yang dihentikan oleh Pusat, tahun ini Kaltara mendapatkan alokasi sebesar Rp 102 miliar lebih untuk pembangunan dan pengembangan Sarpras sekolah.
Seperti diketahui, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Keuangan (Menkeu) Nomor S.247/MK.07/2020, proses pengadaan barang dan jasa dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun 2020 diminta untuk ditangguhkan atau dihentikan.
Haya saja, dikecualikan DAK untuk bidang kesehatan dan pendidikan. Apalagi untuk rencana kegiatan melalui DAK Pendidikan ini, telah selesai dilakukan kontrak Memorandum Of Understanding (MoU).
Untuk teknis pelaksanannya, nanti dilakukan dengan sistem swakelola atau tiap sekolah yang mengerjakannya. Maka kontraknya dalam bentuk MoU dan semua telah selesai, tinggal pelaksanaannya.
Pembangunan dan pengembangan sarpras tersebut, merupakan hasil usulan dari setiap sekolah yang ada di Kaltara. Di mana, usulan itu difasilitasi oleh Pemprov Kaltara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara melalui DAK.
Nilai yang disetujui sekitar Rp 102 miliar. Rinciannya, untuk jenjang SMA sebesar Rp 31 miliar lebih, SMK Rp 68 miliar lebih dan SLB sekira Rp 2 miliar.
Karena ini sistemnya swakelola, saya minta kepada pihak sekolah untuk bisa mengelolanya dengan sebaik-baiknya. Dari Dinas Pendidikan, dibantu dengan inspektorat saya minta untuk intens melakukan pengawasannya.
 
Sumber :https://www.facebook.com/lambrie.irianto/posts/3386174998094205
Sumber :https://www.facebook.com/kaltaracenter/
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close