Tugas dan Fungsi

Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas merupakan salah satu bidang di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki fungsi utama untuk melaksanakan berbagai teknis kebijakan terkait manajemen kurikulum dan penilaian, pembinaan peserta didik dan pembangunan karakter serta peningkatan kualitas sarana-prasarana dan kelembagaan Sekolah Menengah Atas.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 47 Tahun 2016 tugas pokok dan fungsi bidang pembinaan SMA adalah :

  1. Tugas : Melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan sekolah menengah atas.
  2. Fungsi :
    1. Penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah atas;
    2. Pembinaan pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah atas;
    3. Penyusunan bahan penetapan kurikulum muatan lokal sekolah menengah atas;
    4. Penyusunan bahan penerbitan izin pendirian, penataan, dan penutupan sekolah menengah atas;
    5. Penyusunan bahan pembinaan pelaksanaan kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah atas;
    6. Penyusunan bahan pembinaan bahasa dan sastra daerah yang penuturnya lintas daerah kabupaten/ kota dalam 1 (satu) daerah provinsi;
    7. Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah atas; dan
    8. Pelaporan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah atas.

Hal tersebut kemudian diperkuat secara teknis melalui Peraturan Gubernur nomor 21 Tahun 2016 yang menyatakan bahwa tugas pokok bidang pembinaan SMA adalah :

  1. Pelaksana teknis dalam perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah atas;
  2. Pelaksana teknis dalam pembinaan pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah atas;
  3. Pelaksana teknis dalam penyusunan bahan penetapan kurikulum muatan lokal sekolah menengah atas;
  4. Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang kurikulum dan penilaian, kelembagaan dan sarana prasarana, serta peserta didik dan pembangunan karakter sekolah menengah atas.

 

Struktur Organisasi

Organisasi pada bidang pembinaan sekolah menengah atas berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Utara nomor 5 tahun 2016 terdiri dari tiga seksi, yakni :

  1. seksi peserta didik dan pembangunan karakter dengan Bapak Hasanudin, SPd.,M.Si selaku kepala seksi
  2. seksi kurikulum dan penilaian tanpa ada kepala seksi dan dirangkap oleh Bapak Hasanudin,S.Pd.,M.Pd
  3. dan Seksi kelembagaan dan sarana prasarana dengan Bapak Zainal Mutaqien, ST selaku kepala seksi

dan dibantu oleh staf Administrasi sebanyak 3 orang yakni : Sufriadi,SS, Emi Grandia Sutantri,S.Pd dan Arviani,SE.

Seiring dengan diterapkannyaa Permendikbud 47 Tahun 2017 dimana Pemerintah Provinsi ditetapkan untuk mengatur organisasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan kualifikasi B dan membuat cabang dinas pendidikan yang ada di Kabupaten/kota maka tiga seksi yang ada dibawah bidang pembinaan SMA dihapuskan dan dialihkan menjadi Kasi PSMA di Cabang Dinas Pendidikan. Dengan demikian, struktur organisasi di bidang pembinaan SMA praktis hanya terdiri dari staf administrasi yang akan membantu Kepala Bidang PSMA meyelesaikan segala tugasnya.

 

  • Visi dan Misi

Visi Bidang Pembinaan SMA : Menjadikan Sekolah Menengah Atas berdaya saing dan berkompetensi Global

Misinya :

  1. Mengoptimalkan pembinaan akademik dan non akademik peserta didik yang terstandar
  2. Melaksanakan pembangunan karakter peserta didik yang memiliki tata nilai dan kreatif.
  3. Meningkatkan kualitas sarana prasarana sekolah yang memadai dan sesuai standar nasional pendidikan
  4. Mewujudkan kurikulum pembelajaran yang holistik-progresif, aktif, kreatif dan inovatif

 

  1. Layanan Program
  2. Pembinaan kualitas sekolah secara berjenjang menuju sekolah mandiri
  3. Pelaksanaan kurikulum 2013 secara tuntas dan berkualitas
  4. Pelaksanaan berbagai lomba peserta didik hingga mencapai prestasi optimal
  5. Pembangunan sarana dan prasarana sekolah
  6. Pembangunan karakter peserta didik
  7. Layanan mutasi peserta didik
  8. Layanan perizinan pendirian sekolah
  9. Pembinaan akreditasi sekolah
  10. Pembinaan usaha kesehatan sekolah
  11. Pembinaan lingkungan sekolah menjadi sekolah Adiwiyata
  12. Layanan penetapan kurikulum muatan local

 

  1. Sasaran Layanan Program
  2. Peserta didik
  3. Kepala sekolah
  4. Guru
  5. Tenaga kependidikan
  6. Masyarakat
  7. Sarana prasarana sekolah
  8. Lembaga atau institusi pasangan

 

Jumlah Satuan Pendidikan Binaan

JUMLAH SMA PROVISI KALIMANTAN UTARA
NO WILAYAH STATUS SEKOLAH
NEGERI SWASTA JUMLAH
1 Kab. Bulungan 9 5 14
2 Kab. Nunukan 10 4 14
3 Kab. Malinau 16 3 19
4 Kota Tarakan 3 6 9
5 Kab. Tana Tidung 3 0 3
Total 41 18 59