InformasiPendidikanTeknologi

Disdikbud Usulkan Tiga Nama untuk Korem Kaltara

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara mengusulkan tiga bakal nama untuk Komando Resort Militer (Korem) Kaltara nanti. Ketiga nama itu, antara lain Korem Wira Amir, Korem Sri Bengawan, dan Korem Sultan Muhammad Kaharuddin. Ketiga nama pahlawan yang diusulkan menjadi nama Korem Kaltara itu, tentu memiliki filosofi dan nilai sejarah di Kaltara. Sehingga pihak Disdikbud Kaltara menilai cukup layak untuk dijadikan cikal bakal nama Korem Kaltara nanti.

Dalam penjelasannya Kepala Disdikbud Kaltara Sigit Muryono mengatakan, nama Wira Amir sendiri merupakan orang pertama yang mendapatkan gelar Sultan Amiril Mukminim sejak tahun 1731 – 1777. Kekuasaan Wira Amir sendiri meliputi pesisir Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, Kota Tarakan serta Tawau, Sabah. Sedangkan untuk nama Sri Bengawan, lanjut Sigit, merupakan gelar untuk Raja Bengawan yang memimpin Kerajaan Tidung selama 44 musim atau sekitar 1236 hingga 1280. Dalam masa kepemimpinannya, Raja Bengawan dikenal dengan sosok raja yang tegas, arif, bijaksana serta taat dalam menjalankan perintah agama.

Namun, lanjut dia, wilayah kekuasaan dari Sri Bengawan hanya di pesisir Pulau Tarakan, pesisir Bulungan, Tanjung Mangkaliat di selatan kemudian ke utara sampai di Kudat (Sabah, Malaysia). “Jadi, wilayah kekuasaanya itu (Sri Bengawan) lebih kecil dibandingkan Wira Amir yang hampir seluruh wilayah Kaltara saat ini,” katanya kepada Koran Kaltara usai membuka acara sarasehan dalam rangka penentuan lambang, nama, dan duaja Korem Kaltara di Makodim 0903/Tanjung Selor, Senin (2/9/2019).

Lanjut Sigit, untuk nama yang ketiga, yakni Sultan Muhammad Kaharuddin merupakan pemimpin yang menyatukan Kerajaan Tidung dan Kesultanan Bulungan. Sultan Muhammad Kaharuddin sendiri merupakan anak dari perkawinan antara Amiril Pengiran Maharajalaila III dengan Putri Sultan Bulungan Datu Maulana bernama Aji Intan. “Tapi, kita serahkan semua dalam hasil sarasehan kita ini. Kalaupun, ada yang di sepakati, itu tentunya kita harapkan bisa merangkul seluruh elemen di Kaltara,” jelasnya.

Sementara itu Dandim 0903/Tanjung Selor Letnan Kolonel Inf Aswin Kartawijaya mengungkapkan, untuk penamaan Korem Kaltara ini tentu diharapkan merupakan hasil pemikiran dari seluruh tokoh masyarakat Kaltara. Karena, lanjut dia, sesuai dengan arahan pimpinan TNI, jika penamaan Korem Kaltara diharapkan merupakan nama yang diberikan hasil pemikiran dari para tokoh, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, toko adat yang ada di Provinsi ke-34 di Indonesia ini.

Dalam sarasehan yang digelar itu, pihaknya hanya memfasilitasi masyarakat Kaltara untuk memberikan nama Korem Kaltara nanti. Sehingga, Korem Kaltara ini tidak lagi mengikuti dengan Korem 091/Aji Surya Natakesuma yang berkedudukan di Samarinda.

“Intinya pimpinan kami meminta, agar penamaan Korem itu datangnya dari bawah. Betul-betul hasil pemikiran dari masyarakat sendiri. Karena memang, nama dan lambang Korem Kaltara ini benar-benar dari masyarakat. Sehingga ketika di resmikan itu, ada rasa memiliki dari masyarakat terkait keberadaan Korem itu nanti. Jadi apapun namanya, maupun lambangnya itu kita harapkan murni ide dari masyarakat kita,” pungkas Dandim. (*)

Reporter : Ramlan
Editor : Eddy Nugroho

Sumber:http://korankaltara.com/disdikbud-usulkan-tiga-nama-untuk-korem-kaltara/

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Live Chat

)
    is typing...

    Fill in the form below to send us a message.

    Kirim Pesan Cancel
    Close